Nama Ned Kelly bukan hanya catatan kriminal dalam arsip kolonial, tapi juga merupakan legenda di Australia. Tokoh ini adalah sosok yang kontroversial.
Bagi pemerintah kolonial Inggris, Ned Kelly adalah penjahat berbahaya, sedangkan menurut sebagian rakyat kecil, terutama orang Irlandia yang miskin, ia menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan negara.
Dalam dua sisi itulah, kisah Ned Kelly hidup dan langgeng. Edward “Ned” Kelly lahir pada 3 Juni 1854 di Beveridge, Victoria, Australia merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara serta berasal dari keluarga imigran Irlandia Katolik.
Ayahnya, John “Red” Kelly, adalah mantan narapidana yang dikirim dari Irlandia ke Australia.
Stigma keluarga “bekas kriminal” melekat erat pada keluarganya. Sejak belia, Ned tumbuh dalam kemiskinan, pengawasan polisi yang ketat, dan sistem hukum yang tumpul ke bawah terhadap kaum miskin dan imigran.
Ned tumbuh besar dalam keadaan yatim ketika ayahnya meninggal pada 1866, karena dituduh mencuri ternak dan harus menjadi tulang punggung keluarga ketika remaja.
Sejak itulah, relasi antara keluarga Kelly dan aparat hukum memburuk. Pada usia 14 tahun Ned Kelly berurusan dengan hukum karena tuduhan mencuri kuda.
Walaupun buktinya lemah, ia tetap dipenjara. Pengalaman ini membuat Ned yakin bahwa hukum kolonial tidak adil dan berpihak pada orang kaya serta pemilik tanah besar.
Konflik memuncak ketika seorang polisi bernama Constable Fitzpatrick menuduh Ned Kelly menyerangnya pada 1878.
Tuduhan itu segera dibantah, tapi pengadilan memihak polisi. Ibunya, Ellen Kelly, dipenjara sehingga Ned dan adiknya melarikan diri ke hutan dan resmi ditetapkan sebagai DPO.
Sejak itu, Ned Kelly dan kelompoknya hidup sebagai “bushrangers”, yaitu bandit yang bersembunyi di semak belukar Australia.
Geng Ned Kelly terdiri dari Ned Kelly, Dan Kelly, Joe Byrne, dan Steve Hart. Mereka merampok bank, menyita uang dan emas, lalu membakar surat utang para petani kecil sehingga membuat mereka populer di kalangan rakyat miskin yang tersandera hutan.
Ned Kelly dikenal karena memiliki prinsip yang melarang kekerasan terhadap warga sipil dan sering memperlakukan sandera dengan sopan.
Kisah-kisah ini menyebar dari mulut ke mulut dan memperkuat citranya sebagai “Robin Hood Australia”.
Walaupun begitu, pemerintah kolonial melihat Gengnya Kelly sebagai ancaman serius. Polisi dikerahkan dalam jumlah besar untuk memburu mereka sehingga menjadikan perburuan Ned Kelly sebagai salah satu operasi terbesar dalam sejarah Australia.
Pada Oktober 1878, di Stringybark Creek, konfrontasi berdarah terjadi ketika Geng Kelly bentrok dengan empat polisi yang mengakibatkan tiga di antaranya tewas.
Persepsi publik pun berubah dari bandit baik hati menjadi pembunuh aparat negara. Pemerintah kemudian meningkatkan status Ned Kelly sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) paling dicari dan hadiah besar ditawarkan untuk kepalanya.
Hal paling legendaris dari kisah Ned Kelly terjadi pada Pengepungan Glenrowan tahun 1880. Ketika tahu polisi akan datang dengan kereta api Geng Kelly merencanakan sabotase rel dan bersiap untuk pertempuran terbuka.
Berpakaian baju zirah besi dari bajak, Ned Kelly dan kawan-kawannya hampir kebal dari peluru ketika menembaki polisi. Zirah ini menutupi kepala dan tubuh mereka tapi tidak dengan kaki mereka.
Mengendap-endap dalam kegelapan subuh Ned Kelly kemudian muncul dan berjalan perlahan menuju polisi seperti sosok tinggi berbaju besi yang nampak menyerupai mimpi buruk dari para polisi.
Polisi terkejut dan sempat mengira mereka berhadapan dengan setan. Tembakan berulang kali akhirnya melumpuhkan Ned Kelly.
Ia ditangkap hidup-hidup sedangkan anggota geng lainnya tewas di lokasi. Ned Kelly kemudian diadili atas dakwaan pembunuhan dan dihukum gantung.
Ketika sidang ia berpidato panjang dengan judul “Jerilderie Letter” yaitu sebuah manifesto yang mengecam ketidakadilan sistem hukum kolonial dan penindasan terhadap rakyat kecil.
Aksi ini menjadikan memoles citra Ned Kelly sebagai figur politik walaupun pengadilan tidak mengindahkannya.
Pada 11 November 1880, Ned Kelly digantung di Penjara Melbourne dengan mengucapkan kalimat terakhir “Such is life”, sehingga menjadi kutipan yang abadi.
Ned Kelly muncul sebagai ikon budaya Australia dan hadir dalam lagu rakyat, novel, lukisan, hingga film.
Film Panjang pertama di dunia The Story of the Kelly Gang (1906) mengangkat kisah hidupnya.
Yang teranyar adalah film keluaran tahun 2003 yang menceritakan kisah hidupnya.
Untuk sebagian orang, Ned Kelly adalah penjahat kejam sementara yang lain menganggapnya sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme, diskriminasi kelas, dan ketidakadilan hukum.
Di sinilah, kekuatan legenda Ned Kelly yang mencerminkan penulisan sejarah oleh penguasa, korban, dan ingatan kolektif rakyat.
