Cetacea adalah bagian dari keluarga mamalia laut yang merupakan akuatik sepenuhnya. Mereka cenderung hidup di dalam kelompok yang dipimpin oleh betina (matriarkal).

Selain itu, mamalia laut tersebut cenderung memiliki kecerdasan yang tinggi serta bergantung dengan sonar.

Kebanyakan mamalia laut yang tergolong kategori ini merupakan satwa piscivora atau pemakan ikan, bahkan karnivora.

Mangsanya antara lain termasuk ikan, udang, cumi-cumi, gurita, kepiting, ubur-ubur dan lain-lain. Beberapa hewan yang masuk kedalam kategori cetacea adalah paus, lumba-lumba, beluga, dan pesut.

Hewan-hewan tersebut memiliki struktur sosial yang cenderung kompleks serta luas jelajah yang jauh.

Dengan berbagai macam kelebihan, kecerdasan, serta rasa penasaran yang tinggi, seringkali cetacea dikunjungi orang-orang di taman laut atau akuarium.

Meski demikian, hal tersebut cenderung merugikan bagi satwa yang banyak disukai masyarakat.

Karena kecerdasan sosial yang dimiliki beberapa paus dan lumba-lumba, hewan-hewan tersebut kerap dijadikan satwa pertunjukan.

Meskipun mereka terlihat aktif atau bahagia di aquarium, tetapi pada kenyataannya suara keras dari musik hingga kolam yang dangkal maupun sempit cenderung menyiksa batin mereka.

Di alam liar, lumba-lumba hidup berkelompok dengan keluarga mereka dan memiliki panggilan untuk masing-masing anggota.

Di arena pertunjukan, mereka belum tentu mengenal lumba-lumba lainnya karena berasal dari kelompok yang berbeda. Jika pun bisa berkomunikasi satu sama lain, seringkali terjadi kesalahpahaman antar lumba-lumba.

Hal ini menyebabkan perkelahian antar lumba-lumba, bahkan mereka bisa menyerang pawangnya.

**

Sejarah menunjukkan bahwa Barat menjadi pihak pertama yang mengeksploitasi cetacea.  

Ini bisa disorot pada tahun 1861 di mana ditunjukkan penangkapan paus beluga pada tahun 1861 di Museum Sejarah Alam Amerika Serikat.

Kemudian, Inggris melakukan hal yang sama pada paus orca pada tahun 1913, dengan menangkap hewan tersebut.

Di Kanada, tahun 1961, terdapat penangkapan paus orca hidup-hidup yang dinamakan Moby Doll. Tiga tahun kemudian, Sea World San Diego mempopulerkan cetacea sebagai objek hiburan.

Namun, terjadi perubahan sikap dari masyarakat dunia dua dekade setelahnya. Sejak tahun 1980-an hingga tahun 2000-an, isu ini menjadi kontroversial karena anggapan persoalan eksploitasi terhadap binatang.

Beberapa negara sudah mengambil langkah yang jelas, yakni larangan memelihara beberapa satwa cetacea di wisata alam seperti taman laut, akuarium dan kebun binatang.

Sederet negara tersebut antara lain Taiwan, India, Perancis, Inggris Raya, Swiss, Belgia, Kroasia, Slovenia, Siprus, Brasil, Bolivia, Chile, Kosta Rika, Meksiko dan Kanada.

Menurut berbagai sumber, beberapa negara tersebut telah membatasi penampungan, penangkapan, dan pertunjukan lumba-lumba dan paus.

Dalam beberapa kasus, musibah terjadi di antara pelatih dan satwa, atau pengunjung dan satwa.

Di mana, adanya beberapa serangan dari lumba-lumba hidung botol dan paus pembunuh (orca) di Sea World Amerika Serikat yang juga tak jarang berujung fatal. Beberapa kasus tersebut belakangan terjadi pada tahun 2009, 2010, dan 2022.

Dari kasus tersebut, dapat dipahami bahwa kemampuan membunuh cetacea juga tidak dapat diremehkan karena adanya kemampuan menyundul manusia dan menyebabkan pendarahan dalam.

Lumba-lumba dapat bersikap agresif seperti menggigit atau menenggelamkan, hingga bersikap agresif secara seksual terhadap manusia.

**

Memelihara cetacea di dalam Taman laut ataupun Akuarium merupakan hal yang lebih condong eksploitatif dibanding edukatif.

Menangkap cetacea saja sudah bermasalah, apalagi memelihara dan melatihnya di aquarium. Melatih cetacea di aquarium demi kebutuhan hiburan justru menyiksa mental cetacea.

Sebab, cetacea dituntut untuk menuruti keinginan pawang dengan ancaman tidak diberikan makanan.

Bahkan, latihan tersebut membahayakan cetacea karena tingkat ekstremnya, misalnya melewati lingkaran api.

Oleh karena itu, akan jauh lebih baik jika melarang memelihara cetacea di fasilitas edukasi margasatwa layaknya taman laut, akuarium dan kebun binatang.

Share this post

Open chat
Hai, ada yang bisa dibantu?